Ahad pagi, 24 Februari 2019, kepanitiaan dibawah naungan Divisi Bahasa Ikatan Mahasantri Darus- Sunnah (IMDAR) kembali mengadakan program kursus bahasa Arab dan Inggris. Susunan kepengurusan kali ini dipegang penuh oleh angkatan muda mahasantri Darus-Sunnah yang akrab dengan sebutan Ashaab, dengan mengusung tema “Hold The world With Language”, harapan kami yaitu menstimulus peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa agar suatu saat mereka dapat menjelajah ruang di berbagai belahan bumi berkat skill tersebut.

Sebelumnya, euforia semangat kursusan Arabic English Easy Learning Course (Angel Course) itu sudah nampak terlihat jauh sebelum pelaksanaan dimulai. Diawali dengan pemilihan konsep, tema, waktu, hingga persiapan sosialisasi ke pelbagai instansi sekitar, kursusan Angel siap digulirkan.

Beberapa hal menarik selama persiapan kursusan, terekam dalam memori para panitia sewaktu sosialisasi di sekolah-sekolah, juga taman pendidikan al-Quran di daerah Cireundeu dan Pisangan.  Anak-anak begitu antusias ketika bersapa dengan kakak-kakak yang mengajak kursusan dwi bahasa tersebut kepada mereka.

Sebagian besar yang bersemangat kala itu adalah anak TK dan SD kelas satu lantaran menikmati lagu-lagu yang dibawakan para Tutor  dengan penuh semangat dan ceria. Diiringi gerakan riang gembira, nyanyian seperti Anta You Kamu , ahlan wasahlan, dan tepuk islam, membuat riuh senang anak-anak dalam kelas.

Pasalnya, mereka dapat menghafal kosa kata asing dengan cara bernyanyi bersama. Ketika kakak nya hendak keluar, beberapa diantara mereka sudah dapat menyebutkan arti dari bahasa arab dan inggris yang baru saja dinyanyikan.

Berdasarkan estimasi panitia selama berjalannya sosialisasi, kemungkinan akan banyak anak yang bakal duduk rapi di masjid Muniroh Salamah pada saat pembukaan nanti. Alhamdulillah ternyata peserta datang membludak memenuhi sudut masjid. Bahkan saking padatnya, panitia kesulitan melangkah masuk untuk menemani dan mengarahkan peserta kursus di dalam ruangan tersebut.

“Masyarakat wali murid semakin antusias dan merasakan manfaat program ini. Terlihat dari parkir motor dan mobil yang penuh.” Ujar ustadz Hanifuddin salah satu dosen di Darus-Sunnah. Semangat dan antusiasme juga sudah nampak terlihat dari beberapa anak yang tiba di lokasi sebelum panitia mensterilkan tempat tersebut saat setelah selesai halaqah fajriyyah kitab tadrib ar-rawi dan i’tiqad al-baihaqi.

Acara mulai dibuka pukul delapan tepat, diawali spik-spik  riang dari kak Bun dan kak Mun sebagai pemantik semagat para peserta yang terdiri dari anak PAUD, TK dam SD kelas 1 sampai 6 yang berlangsung meriah. Peserta mampu mengikuti instruksi dari sebuah games sederhana dan ikut menyanyikan beberapa lagu terkait kursusan. Seperti lagu kursusan berikut.

Matahari Bangunkan Tidurku

Bersinar awali semangat baru

Pergi melangkah mencari ilmu

Di Darus-Sunnah bersama temanku

 

Kursusan ANGEL Darus-Sunnah

Bermain bersama peniuh bahagia

Warnai Pagiku belajar bahasa

Dengan bahasa kugenggam dunia

 

Selepas itu, acara di ambil alih oleh MC formal yang memberikan kesempatan berbicara kepada ketua panitia, Rifqi Iman Salafi, ketua Ikatan Mahasantri Darus Sunnah, M. Nurulloh dan diakhiri oleh beberapa kalimat dari perwakilan dewan musyrif Darus Sunnah, Ustaz Syarofudin Firdaus sekaligus membuka acara secara simbolis kursusan ANGEL 2019.

Dibekali pengalaman selama satu semester mengajar bersama angkatan sebelumnya, para panitia yang terdiri dari mahasantri dan mahasantriwati semester dua itu pun tidak banyak mengalami kendala.

Kurang lebih tiga puluh menit para tutor mulai mengenalkan diri di hadapan anak-anak satu persatu. Dengan metodenya masing-masing, para anak tetap terlihat ceria kala memperkenalkan diri.

Tak lupa pula setiap kelas merangkai kalimat sebagai bahan jargon dan yel-yel mereka untuk siap di adu di akhir acara. Bersamaan dengan keceriaan peserta, para walimurid yang sedang menunggu anak-anaknya itu diarahkan menuju ruang Perpustakaan Ma’had untuk sosialisasi.

Rencananya tim bahasa IMDAR dan humas kursusan akan kembali mengadakan parenting bersama asatidz pondok. Kegiatan ini mulai diprakarsai semester kemarin karena banyaknya orang tua yang menunggu anak-anaknya belajar sementara tidak ada kegiatan tertentu yang mereka lakukan terkecuali hanya berbincang santai.

Sesi perkenalan kemudian diakhiri dengan foto bersama tiap kelas. Sambil menyanyikan yel-yelnya para peserta beserta tutor berbaris rapi menunggu giliran pemotretan. Tak mau ketinggalan, ibu-ibu yang merupakan walimurid pun ikut meramaikan stand photobooth untuk sekedar mengambil beberapa jepretan melalui gadgetnya.

Pukul 09.55 rangkaian kegiatan pembukaan kursusan 2019 telah selesai dilaksanakan dengan pembacaan surat al-‘Ashr bersama-sama. Diiringi lagu ilâ al-liqo, semua peserta berdiri dan diarahkan berbaris melingkar bersalam-salaman bersama para tutor.  Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan evaluasi dan tanzif panitia.

Semoga pada serial berikutnya, para peserta semakin antusias belajar bahasa. Dengan Bahasa Kugenggam Dunia!

(Sofyan Munir)

Leave a Reply