Ditengah upaya ma’had mencetak kader-kader huffaz dalam tataran lingkup pesantren berbasis hadis, menjaga hafalan al-Quran menjadi tantangan tersendiri setelah melalui proses setoran yang dilakukan setiap pekan. Oleh karena itu, Lembaga Tahfidz dan Tilawah al-Quran (ITQON) hadir menggaungkan tradisi sima’an bil-ghaib demi terejewantahkannya sikap para hamalatul qur’an yang selalu bersedia menjaga kalamullah di dalam ingatan. Jumat (28/02).

Kegiatan tersebut merupakan program rutin itqon yang biasa digelar dalam setiap kepengurusan. Ketua Itqon sendiri, Hazim as-Shiddiqy menargetkan setidaknya empat kali dalam satu periode kepengurusannya. Dan yang paling dekat setelah ini in sya Allah dilaksanakan ketika haul pak yai ke-4, akhir maret. Sambungnya.

Rencananya khataman bil ghaib kali ini akan dilaksanakan dua hari. Pada hari jumat dan sabtu.

Salah satu punggawa itqon, Abdul Latip menjelaskan urgensi adanya simaan bil ghoib ialahterwujudnya syiar menjaga hafalan al-quran. “Banyak orang yang sudah menyandang gelar hafiz tetapi masih berantakan ketika disuruh membaca tanpa mushaf” tukasnya.

Tujuan diadakannya acara tersebut selain untuk memantapkan hafalan, juga untuk menjaga keharmonisan anggota Itqon itu sendiri. Didalamnya ada yang mendengarkan (nyimak), ada yang menyiapkan makan, ada yang memanjatkan doa dan semacamnya. Semua terangkai dalam satu kegiatan itu. Sambung peserta delegasi al-Qasima University International Award for Holy Quran and Suna di Dubai pada tahun 2018 lalu itu.

Sementara itu, Fawadur-rahman menegaskan kesunnahan simaan bil-ghaib karena Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam senang mendengarkan al-Quran dari para sahabatnya.

Harapannya, Darus-Sunnah dapat mencetak kader hamalatul Quran yang betul-betul mulai dari nol. Para mahasantri yang juga menyandang status mahasiswa pasti banyak menemukan kesulitan jika hendak merampungkan 30 juz secara utuh. Namun, jika ada orang seperti demikian pastilah dia orang yang luar biasa. Paparnya.

Terakhir ia menegaskan bahwa al-Quran butuh perhatian yang sangat banyak. Tidak bisa hanya mengandalkan setoran mingguan. “al-Quran itu cemburu banget sama ini” sahutnya sambil menunjuk ke arah gawai. (SM)