Potret Ulama Nusantara

Potret Ulama Nusantara
Ayahanda Kiai Ali Mustafa Yaqub; Sebelum memasuki pembahasan inti dari catatan kecil ini, ada satu hal yang perlu kami sampaikan selaku santri beliau. Bahwa beliau sangat menganggap para santrinya sebagai anak kandungnya sendiri. Anggapan ini dapat dilihat dari perkataan yang sering sekali diulang-ulang oleh beliau ketika mengajar kitab Shahihain (Bukhari-Muslim) dan/atau dalam acara-acara tertentu semisal pelantikan kepengurusan. “Ayuhat thalabah, ana

Meneladani Kyai Ali dalam Istiqomah dan Akhlaq

Meneladani Kyai Ali dalam Istiqomah dan Akhlaq
Masih dalam rangka kegiatan tahlilan al Maghfurlah Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, para hadirin memadati Masjid Muniroh Salamah, Pesantren Darus-Sunnah. Acara tahlilan hari keenam ini dipimpin oleh Badrut Tamam dan Ahmad Baihaqi, mahasantri semester delapan. Tausiyah dan sambutan disampaikan oleh KH. Abdul Hamid Faruq, santri angkatan tahun 2001, asal Jember yang berkesempatan hadir. "Saya sampai hari ini masih terhitung santri dari Pak Ali, karena ...

Pak Kyai dalam Organisasi IPIM

Pak Kyai dalam Organisasi IPIM
Minggu (01/05/16). Refleksi mengenai sosok Kyai 'Ali Mustafa Ya'qub masih berlanjut. Kali ini  Ust. Taufik, tangankanan Pak Kiai Mustafa di IPIM (Ikatan Persatuan Imam Masjid Indonesia), berkisah, “Kesan awal Saya bertemu dengan Pak Kiai ialah bahwa beliau seorang yang tegas dan jarang senyum. Kendati demikian, sedari awal wajahnya sudah mencerminkan kesejukan. Lebih jauh mengenal, ternyata beliau juga seorang humoris. Suatu saat beliau berkata ke