Surat Kecil untuk Sang Murabby

Ayahanda Prof. Dr. KH Ali Mustafa Ya’qub, MA Tulisan ini bukanlah pertama maupun terakhir yang dibuat para santri, alumni, anditaulan, ataupun media. Saya yakin, masih akan ada banyak tulisan yang muncul untuk mengenang jasa Pak Yai. Bukan sekedar jasa, tapi lebih dari kedekatan Pak Yai dengan orang-orang disekitarnya. Benar sekali Read more…

Celoteh Santri Badung

Pak, banyak hal rasanya yang ingin Ananda sampaikan. Raut wajah Bapak pada terakhir kali jumpa, -terus terang- cukup menyayat hati. Bukan salah Bapak demikian, memang santri mu ini saja yang bengal. Terima kasih atas pengajaran dan kesabaran Bapak yang selama ini. Maaf kan santri badungmu ini, Pak. (Saya boyong duluan). Read more…

Generasi Terakhir

Kamis 28 April 2016. Malam Jum’at tepatnya. Yang seharusnya malam ini adalah latihan wisuda ke-5 bersama pak Kyai karena ayahanda kami wafat maka latihan pun batal. Yang seharusnya Wisuda Darus Sunnah ke-14 bisa dihadiri oleh pak Kyai, karena ayahanda kami wafat mau ta mau wisuda sarjana Darus Sunnah ke-14 sampai Read more…

Mimpi itu Seakan Nyata

Ojo ngerasani Gusti Allah (Jangan mengumpat Allah) Tiba-tiba saja sesosok berwibawa dengan kopyah putih bulat dan pakain putih bersih serta wajah cemerlang bercahaya datang, melabrak kesunyian malamku. Sosok itu pun sudah duduk dengan ditemani teh pekalongan dalam cangkir kaca dengan ukiran coklat yang cantik bersanding dengan tisu merk “Paseo” di Read more…

Sajak Santri untuk Kyai

Surat Cinta Untuk; Ayahanda Kiai Ali Mustafa Yaqub Bagaimana Kiai? Sudahkah kau bertemu Kiai Idris Kamali gurumu? Kiai Abdurrahman Wahid? Kiai Hasyim Asyari? Tak kubayangkan betapa lebar senyummu Kiai, kembali berkumpul, menenun kembali liqa’-liqa pertemuan bersama mereka. Di sini kami masih saja menangis Kiai. Entah apa yang kami tangisi, kepergianmu Read more…