MAHASISWA KEDOKTERAN UIN JAKARTA ADAKAN SENAM BERSAMA DENGAN SANTRI MDS; Training Kesehatan dan Penanganan Luka Ringan

Pagi ini, Sabtu 5 Mei 2018, halaman Ma’had Darus-Sunnah nampak berbeda. Mulai pukul 07.00 WIB, puluhan anak berkaos olah raga berjajar rapi. Tak selang lama, beberapa mahasiswa berpakaian serupa antusias bergabung. Satu di antara mereka lantas bertindak selaku instruktor. Semua peserta kemudian mengikuti aba-abanya menggerakan seluruh anggota badan.

Ya, itulah gambaran singkat senam pagi bareng yang diadakan oleh UIN Syahid Medical Rescue (USMR) bekerja sama dengan Madrasah Darus-Sunnah Ciputat (MDS). Program yang diinisiasi oleh mahasiswa Prodi Kedokteran dan Profresi Dokter UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu diwujudkan guna melatih santri MDS usia SMP-SMA itu supaya tanggap menangani luka ringan. Semisal luka lecet, luka bakar, pingsan, dan mimisan. Tidak itu saja, pelatihan peningkatan sadar kebersihan lingkungkan juga diberikan. Diantaranya ialah pencegahan penyakit gatal kulit yang disebabkan oleh virus scabies.

Dalam sambutannya, Muhammad Maulana, sebagai perwakilan mahasiswa kedokteran menyatakan merasa senang bisa berbagi ilmu dan pengetahuan dengan adik-adik santri MDS. Mahasiswa semester 2 tersebut berharap, setelah pelatihan, santri MDS lebih aktif lagi untuk mengikuti kegiatan senam ataupun olah raga lainnya.

Demikian juga, Muhammad Cyril Wafa selaku ketua Ikatan Santri Darus-Sunnah (ISDAR) menyatakan bahwa kegiatan semacan ini sangat perlu untuk rutin diagendakan. Mengingat, masih ada satu dua santri yang masih belum begitu sadar dan aktif untuk merawat kebersihan dan kesehatan lingkungan pesantren. Sebagai misal menjaga kebersihan badan dan pakaian.

Dengan upaya bersama ini, semoga santri dan keluarga besar MDS senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan demikian, lingkungan pesantren akan selalu bersih, rapi, dan nyaman untuk belajar. (Muhammad Hanifuddin)

Leave a Reply