Kamis (28/04/16), Innalillahi wa Innaa Ilaihi Raaji’uun. Kabar duka menyelimuti segenap keluarga besar Pondok Pesantren Darus Sunnah, Ciputat. Berita yang sangat tiba-tiba ini datang ketika para santri masih dalam suasana halaqah fajriah (pengajian pagi hari), yang membuat para santri harus menyudahi rutinitas paginya.

Kabar ini datang membawa kesedihan yang mendalam bagi keluarga, santri, alumni, kolega dan semua orang yang pernah berinteraksi dengan beliau. Tidak ada yang menduga bahwa sosok Pak Yai ‘Ali Mustafa Ya’qub yang selama ini menjadi contoh bagi semua kalangan akan menghadap Allah Swt secepat ini. Bagi beliau, yang menyatakan dirinya sebagai Khadim Rasulullah saw. tentu merupakan hal yang membahagiakan karena akan bertemu dengan junjungannya, Nabi Muhammad Saw.

IMG_20160428_074236
Mahasantri Darus Sunnah sedang membacakan Yasin

Namun, bagi yang ditinggalkan hal ini merupakan kepedihan dan duka yang tiada tara. Pak Kyai kharismatik ini meninggal Pukul 06.00 di rumah sakit Hermina, Ciputat. Beliau akan disholatkan sekitar Pukul 12:00 WIB. setelah dzuhur.

Sebelum beliau wafat, sempat menyampaikan sebuah wasiat agar ketika meninggal nanti dimakamkan di lingkungan pondok, tepatnya di belakang Masjid Muniroh Salamah. Wasiat itu beliau sampaikan karena ingin melihat aktifitas sehari-hari santrinya dan ingin agar senantiasa dekat dengan para thalibul hadis.

Raga memang sudah tidak lagi bersama, namun dedikasi, karya, dan berbagai sumbangan beliau kepada umat Islam akan senantiasa membuat beliau hidup bersama kita. Itulah prinsip beliau yang tertuang dalam kalimatnya yang terkenal, La Tamuutunna Illaa wa Antum Kaatibuun, dan beliau telah melakukan hal itu, kepergian beliau dengan meniggalkan berbagai karya yang bermanfaat bagi umat. (red)

 

IMG_20160428_074316
Santri Madaris Darus Sunnah

Leave a Reply