Pagi itu (Kamis, 31/12/15), tepatnya pukul 07.00 WIB di masjid Muniroh Salamah Darus-Sunnah tampak puluhan mahasantri berkumpul khidmat di ruang utama. Semua mata mereka tertuju pada empat sosok lelaki yang sedang duduk dekat tempat pengimaman. Mereka menyaksikan proses pengikraran syahadat yang akan dilakukan oleh seorang berwajah bule yang duduk di depan.

Asyhadu alla ilaha illalah wa asyhadu anna muhammadar rasulullah, ” ucap seorang lelaki berkoko putih berpeci hitam yang tak lain adalah Khadim Ma’had Darus-Sunnah sambil menjabat tangan lelaki bule berkoko hijau dan juga berpeci hitam di depannya. Lelaki bule yang bernama Sebastien France Gendron asal Prancis itu lantas mengikuti ucapan Khadim Ma’had.

Dengan didampingi oleh dua orang saksi, yakni Bob Setiawan yang tak lain adalah calon mertuanya dan ketua musyrif  Ustadz Ali Wafa, serta disaksikan juga oleh puluhan mahasantri Darus-Sunnah, secara resmi Sebastian telah masuk Islam dengan nama Islam “Yusuf Sebastien France Gendron”.

“Now, you’re reborn as like baby. All your sin is cleaned,” ujar Khadim Ma’had.

“Oh! It’s good!” Sambut Yusuf dengan mimik bahagia.

Sebelum melakukan prosesi syahadat, Khadim Ma’had telah melatih Yusuf untuk mengucapkan kedua kalimat syahadat. Beliau juga memberikan pemahaman atas makna syahadat itu. Lantas, saat dirasa cukup dan hendak mulai melakukan prosesi syahadat, Beliau menanyakan pada Yusuf apakah ia masuk Islam secara terpaksa atau tidak. Yusuf menafikan adanya keterpaksaan itu. Begitu pula Bob Setiawan sebagai calon mertuanya.

“Sebastian ingin masuk Islam murni dari dirinya. Tidak ada pemaksaan dari siapapun,” ujarnya ketika ditanya oleh Khadim Ma’had.

Prosesi syahadat pada pagi hari itu berjalan cukup singkat selama sepuluh menit. Di akhir acara, Khadim Ma’had membaca doa yang diamini oleh hadirin sekalian.

“Semenjak beberapa tahun yang lalu Alhamdulillah Darus-Sunnah dipercaya untuk menjadi tempat prosesi syahadat. Mister Yusuf Sebastian ini hanyalah satu di antara beberapa muallaf yang bersyahadat di pesantren ini. Sebelumnya, ada Duta Besar Paraguay, Cesar Esteban Grilion, artis Bella Safira, kemudian Kondradus Sokone, dan lainnya. Semuanya (bersyahadat. Red) di bawah bimbingan Pak Kyai,” terang Ustadz Ali Wafa saat dihubungi oleh pihak redaksi.

Semoga Yusuf Sebastian dan juga para muallaf lainnya selalu diberi keteguhan hati, keberkahan, serta kemudahan dalam mengarungi kehidupan barunya sekarang sebagai seorang muslim. Amin.

(Redaksi)

Leave a Reply