Ulama dan Kitab Kuning

Ulama dan Kitab Kuning
ULAMA DAN KITAB KUNING; Catatan Singkat Program Pengajian Ramadhan Madrasah Darus-Sunnah Ciputat Ulama dan kitab kuning adalah dua hal yang identik dan tak terpisahkan. Identik dalam artian jika disebut salah satu dari kedua kata ini, maka satu kata yang lain akan (selalu) cepat terlintas di benak pendengar maupun orang yang mengujarkannya. Tak berlebihan jika dalam salah satu tulisannya yang berjudul "Profile of the Prophet's Successors" (2016), KH. Ali

Istijmam Mahasantri Darus-Sunnah

Istijmam Mahasantri Darus-Sunnah
“Habis mustahsan terbitlah istijmam”, meminjam judul kumpulan surat R.A Kartini yang dibukukan oleh J.H Abendanon dengan judul “Door Duisternis Tot Litch” (Habis Gelap Terbitlah Terang). Peminjaman istilah ini merupakan bentuk peringatan Hari Pahlawan 10 November yang dipelintir guna menyesuaikan dengan situasi Darus-Sunnah saat ini. Istijmam sendiri secara bahasa berasal dari bahasa Arab استجمّ – يستجمّ – استجماما  yang berarti “rekreasi, kesenangan, ker

Usiaku Belum Setahun, Kini Aku Seorang Yatim

Usiaku Belum Setahun, Kini Aku Seorang Yatim
Sudah tujuh hari ini aku dan kawan-kawan resmi menyandang status yang baru. Dahulu kami yang hidup bersama dalam keluarga dengan seorang ayah yang bijaksana, merasakan kehangatan dan kebersamaan yang sempurna. Setiap seminggu sekali, aku dan kawan-kawan secara berkelompok bertemu duduk bersama beliau dengan pakian yang serba putih untuk mendengarkan untaian mutiara sabda Rasulullah saw. yang termaktub dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim. Tidak boleh sama

Potret Ulama Nusantara

Potret Ulama Nusantara
Ayahanda Kiai Ali Mustafa Yaqub; Sebelum memasuki pembahasan inti dari catatan kecil ini, ada satu hal yang perlu kami sampaikan selaku santri beliau. Bahwa beliau sangat menganggap para santrinya sebagai anak kandungnya sendiri. Anggapan ini dapat dilihat dari perkataan yang sering sekali diulang-ulang oleh beliau ketika mengajar kitab Shahihain (Bukhari-Muslim) dan/atau dalam acara-acara tertentu semisal pelantikan kepengurusan. “Ayuhat thalabah, ana

Surat Kecil untuk Sang Murabby

Surat Kecil untuk Sang Murabby
Ayahanda Prof. Dr. KH Ali Mustafa Ya’qub, MA Tulisan ini bukanlah pertama maupun terakhir yang dibuat para santri, alumni, anditaulan, ataupun media. Saya yakin, masih akan ada banyak tulisan yang muncul untuk mengenang jasa Pak Yai. Bukan sekedar jasa, tapi lebih dari kedekatan Pak Yai dengan orang-orang disekitarnya. Benar sekali yang dikatan salah satu alumni  saat perbincangan hangat kemarin malam,”Udah, tidur yuk, gak bakal ada habisnya kalau kita

Pak Kiai, Sahih Bukhari, dan Bahasa Inggris

Pak Kiai, Sahih Bukhari, dan Bahasa Inggris
(Darus-Sunnah, Senin, 8 September 2014) Tidak ada yang berbeda di pagi yang temaram ini. Lampu-lampu taman yang senantiasa menghantarkan cahaya sepanjang malam, juga pohon kamboja sekedirian dua orang dewasa yang menjatuhkan bunga-bunganya satu per satu. Asri dan mengundang suasana sendu nan apik. Keindahan suasana ini selalu kami rasakan, berulang setiap pagi. Semua berjalan sebagaimana biasanya. Sebelum semburat Matahari mengintip di sebelah ufuk tim...

Bercakap dengan Kiai Ali Mustafa: Antara Surban dan Jubah

Bercakap dengan Kiai Ali Mustafa: Antara Surban dan Jubah
Dulu saya mengira setiap orang berjubah, berjenggot, dan bersurban sudah pasti seorang ulama. Sehingga saya tak segan-segan menundukkan kepala dan mencium tangannya ketika bertemu. Namun pikiran tersebut mulai berubah semenjak saya hijrah ke Jakarta, belajar di Universitas Islam, sambil nyantri di pesantren hadis. Perubahan pola pikir itu berawal dari kunjungan saya ke Tanah Abang. Di sana saya melihat ada banyak pedagang parfum dan kurma berjubah dan berj...

Celoteh Santri Badung

Celoteh Santri Badung
Pak, banyak hal rasanya yang ingin Ananda sampaikan. Raut wajah Bapak pada terakhir kali jumpa, -terus terang- cukup menyayat hati. Bukan salah Bapak demikian, memang santri mu ini saja yang bengal. Terima kasih atas pengajaran dan kesabaran Bapak yang selama ini. Maaf kan santri badungmu ini, Pak. (Saya boyong duluan). Dua kali diberdirikan semasa halaqah. Pertama, sebab kamar yang kotor. Kami hafal betul, bagaimana Bapak mendidik kami untuk senantiasa m

Generasi Terakhir

Generasi Terakhir
Kamis 28 April 2016. Malam Jum'at tepatnya. Yang seharusnya malam ini adalah latihan wisuda ke-5 bersama pak Kyai karena ayahanda kami wafat maka latihan pun batal. Yang seharusnya Wisuda Darus Sunnah ke-14 bisa dihadiri oleh pak Kyai, karena ayahanda kami wafat mau ta mau wisuda sarjana Darus Sunnah ke-14 sampai seterusnya harus berjalan tanpa sosok ayahanda tercinta  (Prof. Dr. KH Ali Mustafa Ya'qub. MA). Yang seharusnya calon mahasantri Darus sunnah p

Puisi Untuk Kiai Ali Mustafa Yaqub

Puisi Untuk Kiai Ali Mustafa Yaqub
kepada ayahanda yang tengah berbahagia di alam sana, alam di mana sebagian kenikmatan dari Tuhan telah kau cecap, sebelum kenikmatan yang jauh lebih besar akan kau terima lagi di hari pembalasan kelak terang bulan kian temaram, lampu-lampu taman pesantren saling berpijar, di sebuah pagi yang hening, seseorang membawa kabar mengejutkan: kau telah tiada ada yang tercekat, melontarkan pertanyaan, tanda tak percaya ada yang mengucap istirja’ lalu beru...