BERTUKAR IDE DAN PENGALAMAN UNTUK MENGADER ULAMA SEJAK USIA DINI; Kunjungan Ilmiah Pesantren At-Toybah Bangka Belitung ke Ma’had Darus Sunnah Ciputat

Setelah minggu kemarin menerima studi banding rombongan Kepala Madrasah Aliyah Sub Rayon 53 Pamekasan dan asatidz pesantren al-Amin Madura, hari ini, Selasa 1 Mei 2018, Ma’had Darus-Sunnah kembali mendapatkan kehormatan menerima kunjungan asatidz dan santri Pondok Pesantren At-Toybah Balunijuk Merawang Bangka Belitung. Hampir 3 jam, rombongan yang terdiri dari 9 dewan asatidz dan 16 santri itu berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait sistem pembelajaran, baik yang diterapkan di Madrasah Darus-Sunnah (MDS) Ciputat ataupun di Pesantren At-Toybah Bangka.

Dalam sambutannya, ustadz Amir Syuhada, MA. selaku ketua rombongan, menyatakan bahwa pesantren At-Toybah sangat ingin menggali inspirasi dari Madrasah Darus-Sunnah terkait dengan sistem pembelajaran kitab kuning, tahfidz, bahasa Arab-Inggris, sinkronisasi pengetahuan umum, dan terlebih penjenjangan kajian hadis.

Terkait hal ini, ustadz Dr. Ahmad Ubaydi Hasbillah, Lc., MA., selaku Kepala Madrasah lantas mepresentasikan beberapa program strategis yang dikembangkan oleh MDS, mulai dari muatan kurikulum, lembaga bahasa, lembaga tahfidz, lembaga bahtsul masail, kegiatan asrama, hingga program sekolah menulis yang telah mendorong santri MDS menerbitkan banyak judul buku.

Dalam sesi ramah tamah dan makan siang, sharing pengalaman kembali dilanjutkan. Nampak beberapa santri MDS dan santri Pesantren At-Toybah bercengkrama, bertukar pengalaman kegiatan di pesantrennya masing-masing. Setelah ditutup dengan doa dan sesi foto bersama, ustadz Amir Syuhada, berharap silaturahmi ilmiah ini dapat terjalin di tahun-tahun mendatang.

Harapannya, kedua lembaga pendidikan ini bisa senantiasa berbagi ide dan pengalaman guna menyiapkan generasi masa depan, yakni kader ulama yang cakap menebar pesan-pesan mulia agama. Karena merekalah yang akan melanjutkan upaya mewujudkan Indonesia yang maju, santun, dan beradab.

Leave a Reply